Apa itu audio ke teks?
Audio ke teks adalah proses mengubah rekaman suara menjadi kata tertulis yang dapat Anda cari, edit, bagikan, rangkum, atau terbitkan.
TranscribeText dirancang untuk file yang diunggah, bukan dikte langsung, sehingga Anda dapat mengonversi rapat, kuliah, wawancara, podcast, catatan suara, webinar, dan audio video yang tersimpan menjadi transkrip.
- Gunakan ini ketika Anda sudah memiliki file audio atau video yang direkam.
- Tinjau transkrip dengan cap waktu dan label pembicara bila tersedia.
- Ekspor file teks untuk catatan, teks terjemahan, dokumentasi, riset, atau penggunaan kembali konten.
Format audio dan video yang didukung
Konverter menerima format audio dan video umum sehingga Anda tidak perlu mengonversi file secara manual sebelum transkripsi.
Unggahan yang didukung meliputi MP3, WAV, M4A, MP4, FLAC, OGG, WebM, MOV, dan rekaman lain yang kompatibel dengan browser.
- MP3 cocok untuk podcast, panggilan, wawancara, dan rekaman terkompresi.
- M4A umum digunakan untuk Voice Memos iPhone dan aplikasi perekaman seluler.
- MP4, MOV, dan WebM berguna ketika transkrip mendukung teks terjemahan atau publikasi video.
Batas gratis dan kapan harus meningkatkan
Pengguna gratis dapat menguji alur kerja dengan rekaman pendek sebelum beralih ke paket berbayar.
Tingkatkan ketika Anda membutuhkan file lebih panjang, lebih banyak unggahan harian, transkripsi batch, atau alur kerja berulang untuk tim dan operasi konten.
- Pengguna gratis dapat mengunggah hingga 3 file per hari.
- File gratis memiliki batas durasi 30 menit per file.
- Paket Unlimited mendukung pekerjaan transkripsi yang lebih berat dan rekaman yang lebih panjang.
Apa yang memengaruhi akurasi transkripsi?
Akurasi lebih dipengaruhi oleh rekaman daripada ekstensi file. Ucapan yang jelas, volume stabil, dan kebisingan latar belakang yang rendah biasanya menghasilkan transkrip yang lebih baik.
Untuk topik teknis, nama, dan istilah produk, tinjau transkrip sebelum dipublikasikan atau dibagikan secara eksternal.
- Rekam dekat dengan pembicara dan hindari gema bila memungkinkan.
- Kurangi musik latar, percakapan sampingan, dan pembicara yang tumpang tindih.
- Gunakan file asli berkualitas tinggi daripada salinan yang sangat terkompresi.
Audio ke Teks vs Speech ke Teks vs Transkripsi
Orang sering menggunakan istilah ini bersama, tetapi mereka menggambarkan niat pencarian yang sedikit berbeda.
Audio ke teks biasanya berarti mengonversi file audio yang ada. Speech ke teks juga dapat menggambarkan dikte langsung. Transkripsi adalah alur kerja yang lebih luas untuk membuat, meninjau, dan mengekspor catatan tertulis.
- Pilih Audio ke Teks ketika Anda memiliki rekaman yang disimpan untuk diunggah.
- Pilih Speech ke Teks ketika Anda membandingkan alur kerja pengenalan suara atau dikte.
- Pilih transkripsi ketika Anda membutuhkan transkrip lengkap dengan ekspor, stempel waktu, dan peninjauan.
Kasus penggunaan audio ke teks yang umum
Audio ke teks berguna di mana pun informasi lisan perlu menjadi dapat dicari, dapat diedit, atau dapat digunakan kembali.
Tim menggunakan transkrip untuk catatan rapat, peneliti menggunakannya untuk wawancara, pendidik menggunakannya untuk kuliah, dan kreator menggunakannya untuk podcast, subtitle, serta penggunaan kembali konten.
- Rapat: tangkap keputusan, tindakan, dan konteks diskusi.
- Kuliah: ubah rekaman kelas menjadi catatan belajar yang dapat dicari.
- Podcast dan wawancara: buat catatan acara, kutipan, caption, dan arsip.